Showing posts with label perilaku. Show all posts
Showing posts with label perilaku. Show all posts

Mengajarkan bayi sikat gigi sendiri

Update: stok sikat gigi bayi saat ini tersedia banyak, jadi bagi ibu yang ingin pesan, maka sekarang orderan kami buka kembali. Untuk harga; masih tetap seperti biasanya yakni Rp. 25.000,- belum termasuk ongkos kirim. Melayani pengiriman ke seluruh wilayah di Indonesia. Selain itu produk penyedot ingus bayi juga sudah tersedia, saat ini ada stok sekitar 6 buah harga masih Rp. 75.000,- per unit. (penyedot ingus bayi pigeon, sistem hisap bukan pompa)

Kegiatan menggosok gigi bayi sudah dapat dilakuka sejak tumbuhnya gigi. Biasanya bayi 7 bulan sudah mulai tumbuh gigi depan, jika pada umur tersebut belum tumbuh juga bukan berarti perkembangannya tidak normal sebab banyak juga anak yang tumbuh gigi di umur 9 bulan bahkan 1 tahun. Cara menggosok gigi bayi berbeda dengan cara kita orang dewasa.

monggosok gigi balita harus dengan hati-hati, tidak bisa dengan sikat biasa karena gusi mereka masih terlalu lunak. Biasanya orang tua menggunakan kain lembut seperti kain kasa. Odol juga tidak digunakan untuk kegiatan bersih-bersih gigi ini, cukup basahi kain denga air dan gosokkan ke gigi anak.

Kegiatan menggosok gigi bayi ini harus dilakukan sejak dini, tujuannya tentu agar gigi si kecil sehat dan dari segi tingkah laku mereka terbiasa. Membuat kebiasaan pada bayi merupakan salah satu pendidikan dini pada anak, salah satunya adalah kebiasaan gosok gigi ini. banyak anak yang berumur 2 tahun tidak mau giginya disikat, hal ini karena tidak dibiasakan sejak awal tumbuhnya gigi, akhirnya dia selalu menangis dann berontak setiap kali giginya dibersihkan. Hal-hal kecil seperti ini perlu perhatian khusus dari kita orang tua, tidak hanya perkara kesehatan mulut, kegiatan sisir rambut saja kalau tidak dibiasakan sejak dini akan menjadi masalah berulang di setiap hari.

Di pasaran kita bisa mencari produk khusus untuk menyikat gigi bayi, bentuknya seperti telunjuk jari dan memang alat tersebut akan dimasukkan ke telunjuk orang tua untuk meggosok gigi si kecil, bahannya dari karet latex transparan, baik untuk gagang dan sikatnya sehingga sangat nyaman untuk gusi yang masih lembut. harga sikat gigi bayi seperti ini cukup beragam tergantung merek. Resminya, kami juga menjual produk tersebut secara online dan sampai saat ini tanggapan pembeli cukup bagus, berikut penampakan produknya:
gambar sikat gigi bayi
 Maaf kalau gambar sikat giginya agak gelap karena kami ngambil fotonya pakai kamera HP kualitas PGA, untuk menghemat data pengunjung blog ini tentunya. Pada dasarnya penggunaan sikat gigi khusus bayi ini (baby finger toothbrush) cukup banyak dijual di pasaran, terutama di kota-kota besar, namun jika anda kesulitan menemukannya di pasar offline maka kami menjual produk ini secara online. Sampai saat ini sudah banyak produk yang kami jual secara online, seperti pelampung bayi, sisir cukur rambut bayi, penyedot ingus bayi dan lain-lain.

Berikut spesifikasi dan harga sikat gigi khusus bayi ini (baby finger toothbrush)
Berat paket: 50 gr
Harga barang saat ini: Rp. 25.000
Ongkos kirim paket pos kilat khusus: Rp. 15.000 (ke seluruh Indonesia)
Ongkir pos express (sehari sampai khusus kota besar): Rp. 20.000 (seluruh Indonesia)

Berikut di bawah ini bukti pengiriman di sana dapat anda lihat harga pengiriman paket dengan jelas, untuk paket JNE dan TIKI ongkos kirim sesuai daerah masing-masing.
bukti pengiriman penyedot ingus bayi pigeon

Menyikat gigi dengan baby finger toothbrus ini sama halnya dengan menyikat gigi menggunakan kain kasa, untuk bayi dibawah 2 tahun sebainya jangan diberi odol, karena mereka masih belum mengerti untuk membuang busa dalam mulut, bisa-bisa busa dari odol akan ditelan atau tertelan.

Perkembangan Bayi 6 - 12 Bulan

Apa yang bisa dilakukan anak bayi 6 bulan? tingkah laku/ perkembangan / perilaku pada usia enam bulan sangat banyak bila dibandingkan dengan bayi umur 3 bulan. saat saat ini mereka sudah bisa duduk tegak, memiliki ocehan yang lebih banyak. Sudah bisa mengatakan ma..ma..ma.. atau panggilan untuk ibu dan pa pa pa… atau panggilan untuk ayah.

Anak bayi 6 bulan sudah mengenal semua anggota keluarga yang sering ada di dekat mereka. Jika dia biasa di titip di penitipan anak mereka sudah mengenal baby sitter dan anak-anak yang biasa di dekat mereka. Pada usia ini baiknya ibu mengajari anak hal hal berikut:
  1. Ajari anak untuk terbiasa duduk tegak, jika pada saat ini anak belum bisa duduk tegak biasakan dia duduk di panggkuan ibu yang sedang duduk dengan posisi bayi menghadap ke depan.
  2. Biasakan bermain dengannya, minimal main ci luk ba. Dia akan senang dan tertawa jika kita ajak main ci luk ba.
  3. Ajarkan bayi memegang benda kecil menggunakan 2 jari, ini akan membantu mereka meningkatkan motorik dan fokus.
  4. Ajari memegang biskuit sendiri dan memakannya.
  5. Disaat umur 6 bulan ini bayi sudah bisa diajari berdiri dengan berpegangan, ibu juga sudah bisa mengajarinya berjalan dengan berpegangan.
  6. Usahakan untuk menyempatkan diri berbicara dengan anak sesering mungkin.
  7. Latih mereka mengucapkan ma..ma..ma… pa…pa..pa.. juga panggilan untuk anggota keluarga lainnya.
  8. Saat anak 6 bulan sudah aktif memukul-mukulkan tangan, jadi berilah mainan yang benar-benar aman untuk dipukul-pukul seperti; bola karet, boneka, mobil-mobilan dari karet dan lain-lain.
Bayi umur 6 – 12 bulan sudah dapat diberi susu bantu dan makan nasi tim atau bubur susu. Pada usia 7/8 bulan ajari anak makan nasi biasa. Biasanya anak umur 9 bulan sudah dapat menelan nasi yang tidak dilumatkan, namun sebaiknya jangan menjadikan nasi biasa ini sebagai asupan pokok bayi. ASI masih menjadi makanan utama.Teknik pemberian ASI juga masih seperti biasanya terutama di malam hari, biarkan saja si kecil menyusu semaunya.

Saat ini ada beberapa perlengkapan bayi yang mungkin dapat membantu dalam memberi makanan pendamping ASI, seperti:

  • Dot buah/ biskuit bayi, bahannya sama dengan do-dot susu hanya saja bentuknya berbeda. Bentuknya lebih besar dari do-dot susu dan memiliki banyak lobang. Buah dimasukkan secara utuh ke dalam alat.
  • Gendongan jinjing, mengajarka anak agar cepat berjalan. Berbahan kain yang nyaman dan harganya lebih murah dari baby walker. 
  • Teether, berguna untuk menstimulasi pertumbuhan gigi bayi. Bayak pilihan dan merek, pilih saja teether dari bahan karet padat (tidak ada air di dalamnya).
  • Saat si kecil memasuki usia 7 bulan gigi bawah akan mulai tumbuh. Belum dibutuhkan sikat gigi untuk membersihkannya, cukup lap gigi bawah tersebut sesudah makan dengan menggunakan kain yang lembut. Setelah jumlah gigi lebih dari 4 buah kita bisa mulai mengajarkan anak untuk sikat gigi, silahkan lihat contoh sikat gigi bayi.
  • Perawatan rambut juga sudah diperlukan, mungkin akan sulit memangkas rambut bayi di tukang pangkas. Untuk  itu kami biasa menggunakan alat berupa sisir pangkas rambut untuk memotong rambut bayi, contoh alat dan ulasannya bisa dilihat di sini.


Itulah beberapa perkembangan anak bayi 6 – 12 bulan yang dapat saya bagikan berdasarkan bacaan buku posyandu dan pengalaman sendiri. Jika ibu memiliki pengalaman berbeda dan ingin mendiskusikannya silahkan didiskusikan dengan menyampaikan pengalaman ibu melalui komentar.

Bayi susah tidur malam kenapa?

Met sore para orang tua… bayi kami berumur 2 tahu lebih, masih layak disebut anak bayi kan? Oh iya tentang perilaku ‘tidurnya’ lumayan merepotkan loh.. gimana tidak merepotkan, kebiasaanya begadang mengalahkan kita-kita orang tua. Jam 1 malam dia masih sanggup nonton siaran tv bayi seperti Disney junior. Kebiasaan ini sudah berlangsung hampir sebulan, terutama sejak dia berhenti menyusu ASI.
bayi susah tidur
Dulu saat dia masih menyusu ASI jadwal tidurnya cukup normal, sebab dia mudah tertidur ketika sedang menyusu, namun sejak berhenti dia terlihat keulitan untuk tidur cepat.mungkin dia menganggap bahwa untuk tidur itu haru sambil minum ASI kali ya…

Membolehkannya kembali minum ASI di saat seperti ini tentu tidak baik, sebab untuk mennghentikannya mimi saja sangat sulit. Oleh karena itu kami mulai memperhatikan pola tidur si kecil dan begini kemungkinan penyebab bayi susah tidur malam;

  1. Pasca berhenti munum ASI ini mungkinn salah satu penyebabnya, sebab selama ini di selalu ditidurkan dengan meyusukannya.
  2. Jadwal tidur siang yang salah, dia hampir jarang tidru siang tapi suka tidur di sore hari (sekitar jam 5 hingga jam 7 sore) sehingga di malam harinya dia tidak merasa mengantuk.
  3. Bayi tidak biasa tidur siang juga karena dia suka lambat bangun, bayangkan dia selalu bangun pagi diatas jam 8 pagi, dan kadang masih suka tidur kembali setelahnya sehingga di siang hari dia tidak merasa ngantuk.


Kalau bayi susah tidur malam pasca berhenti ASI saya rasa normal saja, dan kebiasaan susah tidur itu tidak akan bertahan lama. Seiring waktu dia akan terbiasa tidur tanpa menyusu. Untuk mempercepat usahakan semua anggota keluarga memiliki siklus tidur yang tertib, ingat anak bayi sangat suka meniru. Jika dia melihat orang tuanya masih bangun ‘begadang’ maka dia juga bisa ikut-ikutan begadang.

Siklus tidur siang yang salah, ini memang sangat sulit diubah. Tapi sebagai orang tua kita harus gigih untuk mengubah kebiasaan ini, kuncinya ada di bangun pagi. Usahakan anak bayi bagun pagi sekitar jam 7, mandikan dan beri sarapan. Bangunlah rutinitas yang baik karena ini yang akan membentuk karakter si anak. Kalau dia sudah bangun pagi sejak jam 7 maka di siang hari setelah selesai makan siang dia akan ngantuk dan tertidur sendiri. Anjuran orang tua; jangan biarkan anak bayi tidur sore terutama di waktu Magrib. Salah satu alasan anjuran itu adalah agar anak tidak susah tidur malam, dan memang sangat logis bukan.

Beberapa hari setelah tips diatas penulis lakukan ternya hasilnya cukup baik, si kecil juga sudah terbiasa tidur jam 11 malam walau kadang masih belum tertidur hingga jam 12. Semoga bermanfaat dan silahkan berbagi pengalaman melalui komentar…

Cara Cara membuat bayi berhenti menyusu

Repot memang kalau anak masih menyusu hingga umur 2 tahun lebih, biasanya sangat sulit menghentikan bayi tersebut untuk menyusu pada ibunya terutama menjelang tidur malam. Mungkin banyak cara telah disampaikan oleh orang tua-tua di sekitar kita, tapi bisa jadi cara tersebut tidak berhasil. Kali ini blog si kecil ingin berbagi tentang cara menghentikan bayi menyusu (berhenti total), ditulis berdasarkan pengalaman baru-baru ini.
menghentikan bayi menyusui


1. Memisahkan si anak bayi beberapa hari dengan ibunya:
Maksudnya disini adalah menitipkan anak beberapa hari di rumah neneknya atau bisa juga di rumah family dekat lainnya. Cara ini bisa anda coba, namun saya sampaikan cara ini tidak berhasil untuk bayi kami, alasan utamanya karena si Ibu juga tak sanggup berpisah lama dengan si anak bayi. Dulu anak kami pernah tidak menyusu beberapa hari karena si Ibu ada perjalan dinas ke luar daerah, tapi sepulangnya si Ibu anak kembali menyusu.. jadi tips berhenti menyusu ini gagal.. gagal.. dan gagal..

2. Mengolesi mimi si Ibu dengan zat pahit alami.
Mungkin anda bertanya kenapa harus alami? Sebenarnya simpel aja, demi keamanan kesehatan anak bayi. Bisa saja diolesi dengan obat tapi obat kan memiliki efek samping, lagi pula si bayi tidak sedang sakit kenapa harus mencicipi obat-obatan. Zat alami yang paling cocok adalah Brotowali.. tanaman ini pahit luar biasa, jangankan bayi, orang dewasa saja kalau mencicipi getah tanaman ini bisa ngomel-ngomel sakin pahitnya. Cara mengolesnya juga mudah, cukup potong batang brotowali (tanaman menjalar), oleskan bekas potongan dan biarkan mongering. Ketika bayi minta mimi, beri aja seperti biasanya, dijamin si anak bakalan ngomel-ngomel juga (alias nagis)…

Redakan tangis si bayi dan jelaskan bahwa miminya memang sudah pahit karena dia sudah besar, kalau udah besar gak mimi lagi karena mini udah pahit. Anak umur 2 tahun keatas sudah mampu memahami ucapan kita terutama tentang sebuah rasa. Biasanya sejak saat itu juga bayi akan berhenti menyusu, bahkan kalau dipaksa menyusupun dia tidak akan mau lagi (nangis/ trauma rasa pahit). Cara yang kedua ini sukses 100% , karena si ibu tidak berpisah dengan anaknya, dan si bayi trauma rasa pahit.

Itulah dua cara untuk membuat bayi berhenti menyusu berdasarkan pengalaman, semoga bermanfaat… o iya brotowali bisa diganti dengan rimbang, pare, kulit biji mahoni dan tanaman pahit lainnya.

Anak balita susah makan

Sering kita jumpai anak balita yang susah sekali diberi makan. Setiap kali diberi makan mereka selalu lari, menangis atau suruh buang makanan tersebut. Beberapa hari ini anak saya juga mengalami hal demikian, setiap kali diajak makan pasti nangis, bila makanan tersebut dimasukkan secara paksa ke mulutnya dia akan memuntahkannya kembali. Ulah balita susah makan ini memang bikin pusing kepala, gak habis pikir dan kehabisan akan untuk memberi makan, lebih parah lagi minum susu juga dia tidak mau… haduh… mau gimana lagi cobak.

Batita itu 100% peniru didik dia dengan kebaikan

Dulu saya suka menjulurkan lidah ke arah bayi kami, ketika umur 5 bulan dia sering menjulurkan lidah. Kemampuannya meniru begitu luar biasa, coba kita perhatikan jika si kecil memegang HP atau telepon rumah, spontan ponsel tersebut akan ditempelkannya di telinga. Begitulah batita, mengadopsi perilaku orang di sekitarnya dengan sempurna. Apakah itu kebiasaan baik maupun perilaku buruk pasti akan ditirunya.

Sebagai orang tua yang selalu didekatnya mari jaga sikap. Perilaku kita menjadi guru (pendidikan) bagi bayi, semakin banyak kita melakukan hal baik di dekatnya, semkin banyak kebaikan dia tiru, begitu juga sebaliknya.
Sikap/ perilaku berikut penting dihindari ketika ada di dekat bayi:
  1. Bertengkar, pernah anda melihat reaksi anak umur 14 bulan ketika melihat orang disekitarnya bertengkar (adu mulut)? Pengalaman pada anak saya, dia juga ikut ngomel-ngomel dengan bahasanya sendiri ketika melihat pertengkaran. Mereka masih terlalu kecil untuk memahami apakah cekcok itu baik atau buruk, baginya semua tingkah laku kita perlu ditiru.
  2. Berkata-kata kotor, bayi juga sanagat suka meniru kata-kata orang sekitarnya, anak saya pernah meniru ucapan ipin upin  (betul..betul..betul..) ketira saya mengucapkan itu. Jadi mari hindari menggunakan kosa kata jelek di dekat anak.
  3. Di depan anak laki-laki ibu jangan bersolek (mengenakan lipstik, ber- make up, dll). Anak saya juga laki-laki, ketika dia menemukan spons bedak di bawah meja rias dia menggosokkan spons tersebut ke mukanya, seperti yang dilakukan ibunya. Mungkin dia pernah melihat si mande sedang bersolek ya... heheh. Tentu tidak selamanya para ibu menghidari bedandan di depan anak, ketika anak sudah mengerti gender silahkan saja dilakukan.
  4. Di hadapan anak perempuan bapak jangan cukur kumis atau jenggot (menurut pendapat saya saja), soalnya saya belum punya anak perempuan jadi gak tahu apakah bayi perempuan juga suka meniru perilaku bapak.
  5. yang lainnya silahkan tambahkan melalui commentar. Agar pembaca blog sederhana ini bisa mendapat gambaran pengalaman kita dalam merawat anak. Intinya... kebiasaan baik orang tua akan menular pada anak, begitu juga dengan kebiasaan buruk.
Bayi laki-laki saya sangat senang mengejar hewan peliharaan, di rumah nenek ada kucing, kalau dia melihat kucing tersebut pasti akan dikejarnya, bukan hanya dikejar tapi dia berusaha memegang. Menurut saya hal seperti ini juga perlu dihindarkan dulu, kita tidak tahu perilaku hewan peliharaan tersebut. Walaupun kucing jinak bisa saja dia tiba-tiba terkejut dan mencakar si kecil. Sampai sekarang tidak pernah terjadi sih.. mudah-mudahan tidak akan pernah terjadi, Aamiin...

Itulah beberapa sikap yang sebaiknya jangan dilakukan di hadapan bayi, mungkin kita para pembaca memiliki pengalaman berbeda dalam mengasuh anak ini, mohon kiranya sudi menambahkannya melalui form kometar ya.... atau hubungi saya biar pengalaman tersebut saya listing di halaman ini.  baca juga artikel sebelumnya  Bayi Sebagai Agent of Change Bagi Keluarga dan Pentingnya Kerapian Rumah Untuk Keselamatan Anak semoga bermanfaat.

Pentingnya Kerapian Rumah Untuk Keselamatan Anak

Sebagai wanita karir yang mengenakan jilbab mungkin anda sering kali sembarangan meletakkan peniti atau jarum pentul ketika sampai dirumah. Wanita lajang mungkin hal itu tidak akan menjadi masalah serius, tapi kalau sudah memiliki bayi itu menjadi masalah serius. Jarum pentul, peniti dan bros jilbab memang kecil, tapi kalau sempat termakan anak pasti akan menjadi masalah besar. Anda tidak percaya? Coba anda perhatikan foto anak saya dibawah ini.

bayi makan bros jilbab

Atau anda seorang ayah yang suka meletakkan uang di sembarangan tempat, Mungkin anda merasa tidak nyaman kalau banyak koin di dalam saku jadi meletakkanya begitu saja diatas meja. Sudahkah anda pastikan bahwa meja tersebut tidak bisa dijangkau balita anda?

 

Hilangkan kebiasaan meletakkan barang sembarangan sekarang juga, terutama bagi anda orang tua yang memiliki anak bayi. Jangan sampai sikecil harus dioperasi karena menelan coin, peniti atau benda lain.

 

Sejak berumur 6 bulan hingga 5 tahun, bayi suka memasukkan benda kedalam mulut, baik itu mainan, makanan, koin bahkan batu sekalipun jika ditemukan pasti akan dimasukkannya kedalam mulut. Itulah sebabnya kita sebagai orang tua perlu memberikan pengawasan penuh dalam membesarkan anak. Jangan pernah tinggalkan mereka sendirian di sebuah ruangan, baik itu kosong apalagi ruangan berisi barang pecah belah.

 

Biasakan saling menasehati antara suami dan istri dalam hal meletakkan benda-benda kecil seperti tersebut diatas. Jangan saling menyalahkan ketika bayi telah memasukkan benda berbahaya ke mulut, apalagi di depan sang buah hati… tidak baik ada pertengkaran terlihat olehnya. Ingatkan istri untuk meletakkan peniti, pentul, dan bros jilbab di tempat aman. Begitu juga istri, ingatkan suami agar tidak sembarangan membawa koin, mancis dan dompet dalam saku ke tempat tidur, sebab ketika tidur bisa saja koin tercecer beserakan di tempat tidur.

 

Sebagai orang tua mulailah mendisplinkan diri, untuk selalu menjaga kerapian rumah. Tata rumah sedemikian rupa agar aman dan nyaman untuk bayi dan keluarga. Sebenarnya masih banyak lagi benda di dalam rumah bisa berbahaya jika dipegang bayi, seperti setrika, kabel dan colokan listrik, gelas & piring kaca, dll. Intinya tetaplah tempatkan sesuatu pada tempatnya, buatlah tempat benda berbahaya itu jauh dari jangkauan balita.

 

Dalam mendidik psikologi anak memang tidak baik sering mengatakan “jangan”, sebagai bentuk larangan. Jalan terbaik mendidik mereka dengan memberikan pengganti terhadap benda berbahaya yang sedang mereka pegang dengan mainan. Pilihlah mainan yang aman untuk bayi.


Larang Bayi Anda Gigit Jari

Salah satu kebiasaan bayi umur 5 bulan keatas adalah menggigit jemarinya (menghisap). Sebaiknya kebiasaan ini dihilangkan atau diubah, sebab jari akan selalu dibawa kemana-mana hingga kapanpun. Jika kebiasaan ini dibiarkan bisa saja terbawa hingga anak tumbuh besar bahkan hingga sekolah. Oleh karena itu saya ingin berbagi tentang cara mengubah kebiasaan gigit jari ini berdasarkan pengalaman yang terjadi pada anak saya di rumah.

Melarang bayi dengan mengatakan "jangan" bukanlah cara terbaik, bahkan menurut para pendidik sebaiknya kurangi menggunakan kata "jangan" dalam mendidik anak. Cara terbaik melarang anak adalah dengan memberi pengertian atau mengalihkan perhatian. Bayi tentu saja belum bisa diberi pengertian, oleh karena itu yang bisa dilakukan adalah mengalihkan perhatian. Dalam hal ini anak bisa kita alihkan perhatiannya untuk menggigit benda-benda yang aman untuk digigit. Benda tidak akan selalu ada bersama mereka, jadi tidak akan menimbulkan efek kebiasaan berlarut-larut, berbeda halnya dengan jari.

Benda yang paling aman dan bermanfaat jika digigit bayi adalah teether. Teether ini selain bisa digunakan untuk menghilangkan kebiasaan menggigit jari juga berguna untuk meransang pertumbuhan gigi. Harga teether juga murah kok, mulai dari yang Rp 8000-an hingga 100 ribuan. Teether merek p*g**n harganya memang cukup mahal yakni sekitar 60 ribuan, tapi teether tersebut tahan lama dan terbuat dari karet padat yang aman untuk anak.

Teether murah biasanya tidak tahan air panas, jadi jangan membersihkannya dengan cara direbus. Teether murah biasanya terbuat dari karet tipis yang didalamnya terdapat cairan. Sebenarnya baik yang murah maupun yang mahal manfaatnya sama saja yakni untuk membercepat pertumbuhan gigi bayi. Hanya saja perawatan dari alat tersebut yang berbeda.

Selain teether masih adakah benda lain yang bisa digunakan untuk mengalihkan kebiasaan bayi menggigit jari? masih kok, salah satunya adalah sendok makan  :), anda tentu tahu sendok makan yang terdapat dalam set peralatan makan bayi. Bahan dari sendok makan tersebut juga aman digenggam dan digigit. Sebaiknya jangan mengalihkan kebiasaan gigit jari tersebut dengan makanan.

Menggigit jari merupakan salah satu perilaku bayi normal dalam perkembangannya, jadi tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Hanya saja jangan sampai itu menjadi kebiasaan yang terbawa hingga mereka tumbuh besar.

Bayi 2 Bulan Bisa Apa???

Bayi 2 bulan bisa apa sih? Banyak juga diantara kita masih kebingungan dengan tingkah laku anak baru lahir kebanyakan tidur. Sebenarnya di artikel sebelumnya juga sudah dishare tentang perilaku anak 2 bulan dimana aktivitasnya memang hanya tidur, menyusu, nangis (buang air kecil / besar). Tangisan anak bayi 2 bulan juga bisa karena kedinginan, popk basah, haus dan lapar.

mainan bayi 2 bulan

Jika kita telah mengetahui tetnag arti tangisan terasebut maka perawatan yang tepat pastinya akan lebih mudah dilakukan. Setiap kali menangis atau terbangun dari tidurnya maka periksalah popok mereka, jangan hanya memeriksa bedong. jika popok masih kering tapi bayi tetap menangis berarti dia lapar / haus maka segeralah susui. Hal ini juga berlaku untuk anak umur 0 – 1 bulan. Jika disusui juga tidak mau, maka periksa suhu badannya, jika panasnya diatas suhu bandan normal sebaiknya lebih sering ibu menyusui anak. Jika perlu hubungi dokter.

Pada usia 1 – 2 bulan bayi sudah pandai menatap ke Ibu, walaupun jarak pandangnya pada saat ini masih terbatas, Pandai mengeluarkan suara o… o… o…, lebih sering tersenyum, dan pada umur 2 bulan ini dia sanagt aktif menggerakkan tangan dan kaki, (menendang-nendang).

Dari perilaku anak 2 bulan tersebut maka hal-hal yang perlu kita lakukan sebagai orang tua adalah:

sering memeluk dan menimang bayi 2 bulan dengan penuh kasih sayang, pilihan mainan yang baik pada usia ini adalah benda berwarna cerah yang dapat digantung sekitar 30 CM diatas tempat tidur anak. Kalau sempat sebaiknya perdengarkan musik pada anak, dan yang paling penting lebih sering mengajak anak 2 bulan berbicara dan tersenyum.

Pada umur 2 bulan ini bayi belum bisa mengangkat kepalanya sendiri jadi ketika memandikannya masih harus tetap berhati-hati dalam memegang anak ketika mandi. Jika belum terbiasa memandikan anak baru lahir sebaiknya mandikanlah dalam keadaan tidur di atas meja saja dan dengan cara di lap saja.

Itulah hal-hal yang dapat kita lakukan untuk merespon apa saja yang dapat dilakuakn anak bayi 2 bulan, semoga bermanfaat. Jika artikel ini belum bisa membantu maka anda bisa juga membaca artikel tentang tingkah laku di sini.

Tingkah laku anak bayi 2 bulan

Apa ya yang bisa dilakukan anak umur 2 bulan (prilaku bayi )? Pada umur dua bulan mereka bisa mengenal orang-orang yang selalu denkat dengan mereka (ayah dan ibu). Pada saat ini sikecil bisa berkata o..o…o… selain itu dia juga sangat suka menatap kearah ibunya, sudah mulai aktif menggerakkna kaki dan tangan.

Beberapa hal yang sebaiknya dilakukan untuk merangsang pertumbuhan bayi pada usia 1 – 2 bulan:
  • Perbanyak menimang dan memeluk bayi dengan penuh kasih sayang. Hal ini sangat bermanfaat unutk meningkatkan interaksi sosial antara anak dengan orang tua hingga membentuk ikatan sosial yang kuat.
  • Buatkan maianan yang berwarna dan gantung diatas tempat tiduk anak dengan jarak 30 Cm dari atas muka, sebaiknya benda berwarna itu bisa bergerak dan mengeluarkan bunyi-bunyian. Hal ini memeprcepat bayi menjadi fokus, biasanya mereka akan terlihat berusaha menggapai mainan tersebut walaupun belum bisa fokus.
  • Ajak dia bicara, ajak tersenyum dan biasanya bayi juga akan ikut tersenyum loh…
  • Mulailah perdengarkan musik padanya.
Perlengkapan/ peralatan bayi yang perlu dimiliki pada umur 2 bulan ini adalah:
  1. Celana pendek dan panjang yang elastis dan tidak ketat. Pada umur 2 bualn bayi sudah bisa tidak dibedong lagi, tapi tetaplah kenakan celana dan baju yang membuat mereka hangat.
  2. Popok, sebaiknya jangan kenakan pampers instant dulu, tapi masih tetap menggunakan popok kain.
  3. Pampers instant, hal ini diperlukan jika ketersediaan popok habis. Kehabisan popok sering sekali terjadi  karena mereka banyak pipis atau buang air besar.
  4. Mainan yang berwarna cerah, tiak berbulu (bulu mudah copot), mainan yang berbunyi dan dapat digantung.
  5. Kursi mandi, untuk anak umur 2 bulan sudah bisa diajarkan mandi di tempat duduk walaupun dalam keadaan terbaring di tempat duduk mandi tersebut.
  6. Semua peralatan dan perlengkapan bayi pada usia 1 bulan masih diperlukan.
Itulah tingkah laku anak bayi usia 2 bulan dan perlengkapan apa saja yang sebainya kita miliki. Perilaku anak tersebut berdasar pada pengalaman dan juga ditambah dari buku posyandu.