Showing posts with label baru_lahir. Show all posts
Showing posts with label baru_lahir. Show all posts

Contoh Mainan Untuk Bayi 0 – 3 bulan

Kadang sulit sekali memilih kado untuk bayi baru lahir, kalau kita beri baju, orang lain telah banyak menghadiahkannya atau dipakai Cuma sebentar saja sebab perkembangan anak baru lahir sangat pesat. Baju yang ukurannya pas bulan ini sudah kekecilan di bulan berikutnya. Apalagi bayi 0 – 3 bulan, pertambahan berat badannya sangat cepat. Nah untuk itu ada saran agar menghadiahi si kecil tersebut dengan mainan, masalahnya apa mainan yang cocok untuk bayi baru lahir?
kado mainan bayi baru lahir 0 - 3 bulan

Anak baru lahir memiliki resporn terbatas terhadap aksi, mereka baru bisa mendengar sedangkan jarak pandang masih terbatas. Oleh karena itu mainan yang cocok untuk anak baru lahir adalah benda yang bisa mengeluarkan bunyi-bunyian, memiliki warna warni cerah dan bisa digantung diatas keranjang tidur bayi. Mainan seperti ini bayak dijual di toko perlengkapan ‘baby shop’ dengan harga beragam pula, beli saja yang paling murah, toh mainan tersbut hana dipakai beberapa bulan saja kok. Berdasarkan pengalaman, mainan gantung di temapt tidur ini dipakai hanya sebulan saja.

Efek mainan gantung berbunyi terhadap perkembangan anak baru lahir cukup banya, pergerakan (berputar) bisa melatih respon penglihatan, bunyi-bunyian mempertajam pendengaran si kecil. Bagaimana? harganya murah tapi ternyata memberi manfaat bukan… tidak perlu gensi-gengsian sama teman sekantor yang mampu memberikan kado super mahal, toh yang paling uatama adalah guna dari kado tersebut.

Sebenarnya selain mainan bayi baru lahir juga cocok diberi kado berupa tempat memandikan anak berupa kursi kain. Tentang hal itu pernah di bahas di sini, kursi mandi tersebut ternyata sangat membantu kita untuk memandikan anak baru lahir, mereka tinggal dibaringkan lalu disiram… karena bahannya dari kain, jadi tidak ada genangan air saat si kecil diguyur dengan air hangat. Itu kalau mau kado alternatif.

Kalau kita memberi mainan tidak sesuai dengan umur, biasanya mainan tersebut akan rusak sebelum mereka benar-benar pandai memainkannya. Contohnya; memberi mobil-mobilan pada anak umur dibawah 3 tahun. Untuk itu setiap kali kita hendak membelikan sesuatu pada anak bayi selalu sesuaikan dengan umur mereka, apakah itu baju, perlengkapan mandi, mainan dan lain sebagainya, agar pemberian tersebut memiliki daya guna optimal.

Demikian update blog si kecil tentang mainan untuk anak umur 0 sampai 3 bulan, semoga bermanfaat dan menambah informasi tetang perkembangan anak baru lahir. Lebih dan kurang diskusikan melalui form komentar.

Cara Merawat Anak Bayi Baru Lahir

Cara merawat bayi baru lahir bisa dibaca selengkapnya di buku posyandu, atau buku panduan ibu dan batita yang banyak dijual di toko buku offline maupun online. Sebenarnya merawat mereka tidaklah terlalu sulit, karena kegiatan aktivitas anak pada saat ini hanya tidur, menyusu, dan buang air. Hampir semua waktu di sepanjang hari digunakan untuk tidur terutama umur 0 – 2 bulan. Hal ini karena pada umur sebulan anak belum bisa bermain, bahkan jarak pandang mereka saja masih terbatas, kepala mereka saja belum bisa diangkat sendiri jadi wajar saja kegiatannya hanya tidur, menangis dan menyusu. Jadi perawatan bayi baru lahir itu hampir sepenuhnya pekerjaan ibu menyusui. Untungnya bagi orang tua pada saat ini belum terlalu banyak peralatan yang harus dibeli.

Adapun perawatan yang paling penting diperhatikan adalah berkaitan dengan kebersihan, yakni;
  • Memandikan
  • Mengganti popok, dan memasang bedong sesudah buang air kecil maupun besar.

Merawat bayi baru lahir

Ada suasana perasaan berbeda ketika kita akan menyambut kehadiran seorang bayi di tengah-tengah keluarga. Perasaan senang dan cemas bercampur pada saat yang sama, senang menanti kehadiran bayi baru lahir serta cemas akan keselamatan ibu dan anak. Kadang saya heran melihat sinetron dalam menggambarkan suasana rumah bersalin di saat ada bayi akan lahir, biasanya mereka menggambarkan  seorang suami mondar mandir di luar ruangan kamar persalinan, padahal pada kelahiran normal bukankah suami dianjurkan mendampingi istri dalam ruang persalinan? Yah.. itulah sinetron Indonesia, kebanyakan tidak akurat.

Kesibukan pasutri terlihat jelas jelang kelahiran bayi; membeli popok, peralatan dan perlengkapan mandi hingga konsultasi kesana kemari cari informasi tentang mempersiapkan kelahiran anak pertama. Sudah sewajarnya demikian, bahkan mugkin harus begitu cara mempersiapkan kelahiran bayi yang baik. Coba bayangkan bila kita belum memiliki bedong tapi bayi telah lahir di rumah persalinan? Kan gimana gitu, kalau bedongpun harus minjam dulu hanya gara-gara kurang persiapan.

Oleh karena itu cobalah siapkan perlengkapan bayi baru lahir berikut sedini mungkin:
  1. Bedong
  2. Popok
  3. Baju kemeja bayi baru lahir
  4. Gurita anak dan ibu melahirkan
  5. Perlengkapan mandi bayi; perlak, handuk bayi, sabun + shampo, minya telon, dan bedak.

Benda-benda diatas sebaiknya disediakan dalam jumlah yang cukup, bedong minimal ½ lusin, popok bayi selusin, handuk mandi dua buah. Kenapa kok popok harus sebanyak itu? Selusin itu bisa saja kurang, perlu diketahui bahwa bayi baru lahir sangat sering buang air (kecil & besar) percayalah selusin belum tentu cukup. kok bedongnya cuman setengah lusin? Bedong bisa dihemat, kadang bedog tidak ikutan kotor saat bayi 0-4 minggu buang air jadi bisa dipakai berulang.

O iya selain perlengkapan diatas kita juga dianjurkan menyiapkan susu formula pengganti ASI. Banyak bayi baru lahir belum bisa langsung mendapatkan ASI, bisa karena bayinya belum pandai menyusu dan dan bisa juga karena ASI belum bisa keluar secara normal. Oleh karena itu biasanya bidan atau perawat akan menyusui si kecil dengan susu formula khusus untuk bayi baru lahir.

Kalau persalinan berlangsung lancar dan kondisi ibu cukup sehat maka pada hari ke 3 kita sudah diizinkan pulang ke rumah. Saat di rumah maka perawatan bayi tidak lagi didampingi bidan atau perawat, disinilah dituntut kesigapan suami dalam mengurus bayi baru lahir terutama terkait kebersihan. Untuk itu di rumah bersalin biasanya si suami akan dipanggil oleh perawat dilatih cara memandikan hingga memasang bedong bayi, coba lakukan latihan ini dengan seksama dan pastikan kita mahir sebelum pulang ke rumah. Jangan malu bertanya atau minta diulang kembali cara memasang bedong yang baik pada perawat rumah sakit.

Bayi berjemur.
Si kecil mungkin akan perlu berjemur bila terlihat kuning, selengkapnya baca di sini. Tapi bila bayi lahir normal dan kulitnya kemerahan maka kegiatan berjemur dimulai setelah usia si kecil 2 minggu, durasinya juga hanya sebentar tidak lebih 5 menit.  Durasinya bisa diperpanjang seiring pertambahan umur.

Perkembangan bayi baru laghir begitu cepat, pertambahan berat badannya bisa bertambah 1 Kg di bulan pertama. Oleh karena itu jangan heran kalau baju kemeja yang biasa dia pakai cepat kekecilan. Untuk jelasnya silahkan baca pertambahan berat badan bayi normal.

menghitung berat banda bayi normal



Pastikan ASI ekslusif
Jangan mencemaskan bayi akan kelaparan. Lambung bayi baru lahir sangat kecil, kalau kata dokter anak tidak lebih dari sebesar gundu. Jadi kalaupun produksi ASI jumlahnya hanya sedikit, kita tetap dianjurkan “hanya ASI saja” minimal hingga umur bayi 6 bulan. coba perhatikan, bayi baru lahir sering memuntahkan susu bukan? Salah satu penyebabnya  adalah karena lambung mereka sudah penuh.

Itulah sekilas tentang perawatan bayi baru lahir berdasarkan pengalaman penulis, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi dalam mempersiapkan kelahiran calon jagoan.

Memandikan Bayi Usia 1 - 2 Bulan

Memandikan bayi bisa jadi merupakan salah satu kegiatan yang baru bagi Ibu yang baru melahirkan anak pertama. Sebagian ibu muda, masih sering takut-takut dalam memandikan bayi, bahkan ada yang tidak berani seperti emaknya si kecil di rumah tuh.. Hihihihi. Ketika anak saya dulu masih berusia sampai satu bulan, dimandikan 1 kali sehari. Rutinitas memandikan ini dilakukan nenek dan kadang-kadang saya sebagai seorang Bapak juga memandikan si kecil. memandikan bayi biasanya dilakukan jam 7 pagi, karena waktu itu kami di Kota Padang jadi jam tujuh itu suhu udara sudah tidak terlalu dingin lagi. Ketika bayi memasuki usia lebih dari sebulan, mulai dimandikan dua kali sehari, sekali di pagi hari dan sekali di sore hari setelah Azan Ashar.

Bayi Sebagai Agent of Change Bagi Keluarga

Lahirnya seorang bayi di tengah-tengah keluarga adalah sebuah anugrah. Dia akan membawa kebahagiaan kepada seluruh anggota keluarga, celotehnya mampu menghilangkan penat sepulang kerja, bahkan tangisannya sekalipun dapat menyatukan selisih paham suami istri. Sadarkah kita kehadiran si kecil dapat merubah seisi rumah? Coba bandingkan kondisi rumah sebelum dan sesudah bayi lahir, pasti kita akan menyadari betapa hebatnya dia, mampu menjadi "agent of change" bagi keluarga.

Dulu mungkin suami memiliki kebiasaan buruk, sehari bisa menghabiskan 2 bungkus sempurna hijau, tapi sekarang mau tidak mau harus mengurangi karena ada anak bayi di rumah. Dulu si istri beli baju 4 kali sebulan, sekarang mau tidak mau dikurangi karena tuntutan baju dan perlengkapan anak. Kebiasaan boros pasutri secara nyata dapat dirubah oleh si buah hati. Begitu hebatnya mereka, di usianya masih hitungan bulan sudah mampu merubah orang di sekitarnya menjadi lebih baik.

Dulu sepulang kerja, si ibu mungkin suka meletakkan peniti, jarum pentul, dan bros jilbab sembarangan. Sekarang setelah ada bayi, mau tidak mau harus meletakkan ditempat khusus, jauh dari jangkauan anak.  Mereka hadir membawa perubahan, atau dengan katalain "mau tidak mau kita harus berubah" demi keselamatan si buah hati.

Dulu sehabis ngopi, si bapak suka meninggalkan cangkir begitu saja di meja. Sekarang sehabis ngopi suami selalu membawa gelasnya sendiri ke westafel, hanya karena satu hal "demi keselamatan dan kenyamanan anak", sebab bayi begitu suka menggapai-gapai apapun yang ada dimeja dan membuangnya begitu saja. Itulah hebatnya si kecil, belum bisa bicara tapi sudah bisa mengigatkan kita untuk menghilangkan kebiasaan buruk.

Mungkin masih banyak lagi kebiasaan buruk di masa lampau telah hilang setelah anak lahir. Itulah salah satu bukti betapa hebanya para bayi, kecil-kecil sudah mampu menjadi agent of change. Untuk itu mari bersyukur, dengan memberikan hal terbaik untuk mereka. seperti membelikan mereka mainan yang aman, pakaian yang nyaman dan lain-lain. Tidaklah harus perlengkapan atau maian bayi mahal, "terbaik tidak sama dengan termahal".