Anak balita susah makan


Sering kita jumpai anak balita yang susah sekali diberi makan. Setiap kali diberi makan mereka selalu lari, menangis atau suruh buang makanan tersebut. Beberapa hari ini anak saya juga mengalami hal demikian, setiap kali diajak makan pasti nangis, bila makanan tersebut dimasukkan secara paksa ke mulutnya dia akan memuntahkannya kembali. Ulah balita susah makan ini memang bikin pusing kepala, gak habis pikir dan kehabisan akan untuk memberi makan, lebih parah lagi minum susu juga dia tidak mau… haduh… mau gimana lagi cobak.

Kami coba mengikuti saran iklan di TV dengan memberi pediasu** (salah satu brand susu formula anak), wealah itu juga gak mempan, gimana mo mempan wong susu itu sendiri dia gak mau minum. Kalau sudah begini seisi rumah jadi pusing, cari cara agar si anak mau makan.. diajak jalan-jalan, diberi roti (pengganti karbohidrat) dan buah-buahan yang masih mau dia makan.

Memang sangat sulit mencari solusi agar anak tetap memiliki selera makan tinggi, tapi sebagai orang tua kita memang harus selalu menjaga variasi makanan agar anak tidak merasa bosan. Kebosanan ini bisa menjadi faktor utama balita tidak mau makan. Setiap kita menyodorkan piring makanan maka yang teringat oleh mereka adalah makanan seperti biasanyaa dan itu membuat mereka tidak mau makan walaupun menunya sudah kita ganti.

Hal lain yang bisa membuat balita susah makan adalah karena baru pulih dari sakit seperti demam dan influenza. Hal ini selalu terjadi pada balita kami setiap kali pasca immunisasi, dimana sesudah imunisasi biasanya anak selalu demam dan sama halnya seperti kita dikala demam mulut akan terasa pahit dan tidak ada selera makan. Untuk kasus seperti saya ingat pesan bidan, dia menganjurkan agar anak tersebut diberi sari buah-buahan yang mereka suka. Itu dapat mengurangi rasa pahit di mulut sekaligus sebagai asupan vitamin untuk anak.

Oleh karena itu sebagai orang tua kita harus mengingat secara pasti jenis buah-buahan yang disukai anak. Biasanya jeruk cukup disukai hampir seluruh balita, begitu juga denga buah pear yang banyak mengandung air dan gula sehingga mampu menggantikan asupan karbohidrat untuk anak. Pada kesempatan kali ini saya juga meminta saran pembaca, berbagi pengalaman tentang cara menangani anak bayi susah makan, agar dapat menambah referensi bagi kita semua terima kasih..


Related Post

Tidak ada komentar: