Cara Merangsang Perkembangan Bayi 6–12 Bulan


Anak umur 6 – 12 bulan memiliki perkembangan yang pesat, sesuai dengan anjuran posyandu maka ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merangsang perkembangan bayi umur 6 – 12 bulan ini. Tujuan meransang perkembangan ini agar dia dapat tumbuh secara maksimal. Disini diminta ketelatenan Ibu atau ayah yang selalu dekat dengan anak, beberapa hal yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

Bayi umur 6 bulan sudah bisa diajari untuk duduk tegak, bermain cilukba, dan lain-lain selengkapnya dapat dilihat di sini. adapun hal-hal yang perlu dilakukan untuk merangsang perkembangannya di masa ini:

  1. Ajari anak untuk bisa duduk tegak tanpa bersandar.
  2. Ajak anak bermain ci luk ba.. biasanya bayi akan tertawa bila kita ajak bermain cilukba ini.
  3. Ajarkan dia memegang benda kecil dengan menggunakan 2 jari mereka hal ini akan berguna bagi anak untuk memegang makanan seperti biskuit.
  4. Ajari juga cara makan biskuit pada anak, awasi mereka ketika memakan biskuit, terkadang bayi 6 –8 bulan masih suka tersedak karena menelan biskuit yang telalu besar ukurannya. Untuk itu pilihlah biskuit yang mudah larut.
  5. Ajari dia berdiri dengan berpegangan, juga jalan berpegangan (dipapah).
  6. Biasakan mengobrol dengan anak (mengajak mereka berbicara)
  7. Latih mereka mengucapkan kata-kata sederhana seperti mama papa dan lain-lain.
  8. perhatikan mainan yang anda beli untuk bayi umur 6 – 12 bulan, anak pada usia ini suka memukul-mukul mainan mereka jadi belilah mainan yang aman untuk dipukul-pukul.
Pada usia 9 bulan anak bayi sudah mampu melakukan beberapa hal seperti berikut ini:
  1. Merayap dan berusaha berdiri dengan berpegangan pada meja dan kursi yang dapat mereka jangkau, jadi amankan daerah sekitar itu agar tidak terjadi bahaya pada anak bayi, seperti gelas, piring dan benda-benda lain yang mudah pecah dan berbahaya untuk anak kecil.
  2. Memunguti benda kecil yang ada di lantai, jadi jangan sampai benda-benda kecil berbahaya beserakan di lantai.
  3. Pada saat ini dia sudah bisa bermain tepuk tangan main ciluk ba juga mencari mainan mereka atau benda yang dijatuhkan, jadi jangan anda biasakan makan berdiri di sekitar bayi terutama makanan yang bisa menyebabkan remah-remah seperti kerupuk, mereka akan mengambil remahan tersebut dan memakannya.
  4. Pada umur 9 – 12 bulan anak sudah bisa makan biskuitnya sendiri tanpa harus dilunakkan terlebih dahulu.
Jika pada usia 9 bulan bayi belum bisa melakukan hal tersebut diatas sebaiknya bawa  ke bidan atau dokter anak untuk berkonsultasi. Itulah hal-hal yang perlu dilakukan untuk merangsang pertumbuhan pada umur 6 – 12 bulan semoga bermanfaat untuk kita semua. Tulisan ini berdasarkan pengalaman dan anjuran posyandu.


Related Post

4 komentar:

Angga Pratama mengatakan...

Anak, saya sudah 6 bulan, tapi, dia sudah dapat duduk sendiri , merangkak, bahkan sudah mencoba belajar berdiri sendiri sambil berpegangan , pada benda atau orang di sekitarnya? Wajarkah itu?
Dan dia lebih menyukai berdiri .. bahkan sering melepaskan kedua tangannya , saat berdiri .. dan berhasil berdiri meski hanya 30/40 detik ..

P Singarimbun mengatakan...

@Angga Pratama: perkembangan anaknya cukup cepat mas dan normal. Anak yang perlu dikhawtirkan adalah anak yang perkembangannya lambat.

Syarifah Trianasartika mengatakan...

Anak sy 6 bulan,belum bisa duduk tegak dan belum bisa menumpukan kakix😣..dy bisax tengkurap-terlentang sendiri,berceloteh,dan meraih mainan.

Syarifah Trianasartika mengatakan...

Anak sy sdah 10 bulan,ASI eklusif hax smpe usia 2 bulan tp d payudara sebelah kanan sy msh ada cairan yg keluar.apakah itu ASI,?? Warnax bening tdak seputih susu...