Anak batita susah makan? Teliti kebiasaannya


Beberapa bulan yang lalu anak saya susah sekali diberi makan, tiap diberi makan dia pasti nangis atau lri kesana kemari. Perilaku demikian tentu saja membuat cemas seisi rumah terutama orang tua. Bagi kita orang tua yang baru punya anak bayi masalah kecil dan spele saja bisa menjadi rumit dan membuat kita ketakutan, beda halnya mungkin dengan orang tua yang telah punya banyak anak. Dari perilaku susah makan ini akhirnya kami konsultasi dengan dokter.

Menurut dokter anak susah makan banya penyebabnya, terutama anak yang baru saja sembuh atau dalam keadaan sakit. Pada saat terkena influenza biasanya mereka sulit sekali diberi makan bahkan ada yang tidak mau sama sekali, begitu juga beberapa minggu pasca sembuh. Untuk itu pada saat anak sakit biasakan tetap memaksa mereka makan walau hanya sedikit.

Anak batita pada umumnya sudah pandai memilih-milih makanan karena sudah mengenal berbagai jenis rasa. Ini juga menjjadi faktor utama batita sulit diberi makan, biasanya mereka lebih suka cemilan, snack, ice cream dan berbagai jajanan lainnya yang mengandung penyedap rasa. Penyedap ini sangat melekat di ingatan anak sehingga dapat membuat mereka ketergantungan. Satu hal harus kita pahami bahwa batita belumlah paham masalah kesehatan dan efek samping dari penyedap (MSG dan sejenisnya). Oleh karena itu percuma saja kita marah-marah ketika anak hanya mau makan snack atu jajanan lainnya. Itu bukan salah mereka tapi salah orang-orang disekitarnya yang memperkenalkan rasa makanan tersebut.

Kalau sudah sedemikin rupa, apakah ketergantungan anak terhadap jajanan tersebut dapat diubah? jawabnya "harus diubah" tangisan kecil mereka tidak akan menewaskan mereka, namun belas kasihan kitalah kadang yang dapat membuat mereka sakit. Jangan penuhi semua permintaan batita menyangkut snack, sebab itu bisa menjadi kebiasaan buat mereka. Anak yang sudah mengenal jajanan biasanya sulit diberi makan.

Kenali kebiasaan batita tentang menu kesukaan

Setiap anak memiliki makanan kesukaan, ini perlu diperhatikan dengan seksama. Baik itu berupa lauk, sayuran dan buah-buahan. Sebagian anak memang sulit diberi makan sayur, namun ternyata ada beberapa diantara mereka justru lebih suka sayur daripada lauk pauk. hal-hal seperti ini kelihatan sederhana, tapi kesukaan anak ini sangat perlu diketahui setiap orang tua aga mudah dalam menentukan menu yang cocok untuk anak, sehingga lebih mudah diberi makan.

Dengan memahami kebiasaan bayi dalam memili makanan ini dapat membantu orang tua dalam menyiapkan menu makanan. Kebiasaan tentang rasa juga perlu dipahami, banyak batita tidak suka rasa pedas, namun ternyata ada juga anak yang tidak mau makan kalau tidak ada rasa pedas di makanan mereka. Begitu juga dengan rasa manis, anak saya sendiri kurang suka dengan rasa manis ini. Itulah sedikit pengalaman kecil dalam mengubah kebisaan makan anak, semoga bermanfaat.



Related Post

Tidak ada komentar: